Cacatan acak #Part 1
My quote “tolong
pahami hati sendiri, aku terlalu rapuh kini”.
Entah, apakah setiap kata yang
tertulis itu berlaku sama pada suatu kejadian. Dan meski kejadian tersebut
berbeda alur, namun inti dari kejadian tersebut sama. Quote “tolong pahami hati
sendiri, aku terlalu rapuh kini” tertulis pada 8 Agustus 2012. Barangkali diri
ini belum cukup dewasa. Setiap kejadian
yang bertolak dengan hati, pikiran ini refleks menerima perintah menuliskan
bait tiap kata. Dulu 2012. Tak berhak berkeras hati juga sebenarnya. Sebab setiap
hati pasti dibolak-balikkan oleh sang pemilik hidup. Barangkali ketika
seseorang memilih untuk pergi, bukan
karena ingin seutuhnya meninggalkan. Buktinya, orang tersebut tak dapat
seutuhnya menekan ego perasaannya. Disisi lain menginginkan kehadiran sosok di
depannya. Disisi lain masih kuat menggenggam perasaan yang terlampau tertunduk.
***
Maka, kau juga harus memahamkan egomu pada orang yang terlampau
kau tundukkan perasaannya. Apakah orang tersebut tak menelan setiap perih? Apakah
orang tersebut akan berhasil melewati masa kritis karena egomu?. Maka dulu,
diri ini hanya meminta kau pahami hati sendiri. Jangan buat seseorang yang
telah kau tundukkan perasaannya memintal perasaan buruk. Tegaslah pada hati. Karena
perkara hati tak segampang kau menelan air putih. Kau sudah tau bukan, bahwa setiap
orang tak sama. Kadang ada yang sudah punya bakat menjadi pemrotes handal,
menukik setiap perlakuan yang kau berikan. Kadang ada yang sebaliknya, tak
handal dalam menukik perlakuan. Maka berhati-hati dalam bersikap dan pahami
hati sendiri.
Wonogiri, 3 Februari
2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar