Senin, 03 Februari 2014

Cacatan Acak


 Cacatan acak #Part 1

 

My  quote “tolong pahami hati sendiri, aku terlalu rapuh kini”.

 



Entah, apakah setiap kata yang tertulis itu berlaku sama pada suatu kejadian. Dan meski kejadian tersebut berbeda alur, namun inti dari kejadian tersebut sama. Quote “tolong pahami hati sendiri, aku terlalu rapuh kini” tertulis pada 8 Agustus 2012. Barangkali diri ini belum cukup dewasa. Setiap  kejadian yang bertolak dengan hati, pikiran ini refleks menerima perintah menuliskan bait tiap kata. Dulu 2012. Tak berhak berkeras hati juga sebenarnya. Sebab setiap hati pasti dibolak-balikkan oleh sang pemilik hidup. Barangkali ketika seseorang memilih untuk pergi,  bukan karena ingin seutuhnya meninggalkan. Buktinya, orang tersebut tak dapat seutuhnya menekan ego perasaannya. Disisi lain menginginkan kehadiran sosok di depannya. Disisi lain masih kuat menggenggam perasaan yang terlampau tertunduk.

 ***



Maka, kau juga harus memahamkan egomu pada orang yang terlampau kau tundukkan perasaannya. Apakah orang tersebut tak menelan setiap perih? Apakah orang tersebut akan berhasil melewati masa kritis karena egomu?. Maka dulu, diri ini hanya meminta kau pahami hati sendiri. Jangan buat seseorang yang telah kau tundukkan perasaannya memintal perasaan buruk. Tegaslah pada hati. Karena perkara hati tak segampang kau menelan air putih. Kau sudah tau bukan, bahwa setiap orang tak sama. Kadang ada yang sudah punya bakat menjadi pemrotes handal, menukik setiap perlakuan yang kau berikan. Kadang ada yang sebaliknya, tak handal dalam menukik perlakuan. Maka berhati-hati dalam bersikap dan pahami hati sendiri.

 



Wonogiri, 3 Februari  2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar