 |
| audi-audi.deviantart.com |
“Mungkin aku tampak cuek, judes, sembrono, ketus dan
teman-temannya yang lain? Begitu? Ah, jangan merasa seperti itu. Aku mencoba
sebaik mungkin menjadi seorang sahabat. Jurus itu hanya aku keluarkan jika kau
besikap tak sewajarnya, memberi porsi lebih secara terang-terangan. Bukankah
itu hanya akan terkesan ‘brutal’? juga jika aku menganggap aksi brutalmu itu
benar-benar nyata apa kau bisa memposisikanku di wadah yang cantik? Belum tentu
kan. Pun jika aku tampak cuek, judes belum tentu juga aku sama sekali tak
menganalisa kebrutalanmu. Ah, meski begitu aku tetap manusia yang punya hati
bukan? Jelas hatiku tak serupa dengan sikapku. Kau ini anak pintar. Aku bahkan
jauh terlampau mengagumimu. Sayang sekali, jika kau nanti harus sibuk mengemasi
dampak aksi brutalmu. Kau tepat selama ini terus menjadi sahabatku. Tanpa kita
harus selalu saling memunafiki. Kita harus punya cara yang berbeda dalam urusan
perasaan.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar